Tuesday, March 6, 2007

Korset


Pada suatu hari ditahun’75
.
Tadi pagi papa dari dokter.
Dokter bilang ke papa.
Katanya, 2 minggu yg lalu kamu dateng ke prakteknya.
Dan kamu katanya bicara ingin ngilangin itu kamu, sambil papa nunjuk dada me.
.
Betul me apa kata dokter?
Iya, betul papa...
Emang kenapa me, kok kamu bisa2nya berpikir kesitu?
Me nggak suka aja... ingin rata gitu... nggak suka ada jendol2 gini.
.
Aduuuuuuuuuuuh, me! triak papa sambil ketawa.
.
Me ngerasa nggak ada yg lucu.
Tapi kok papa ketawa?
.
Sini, me sayang...
Kamu tau?
Itu tandanya kamu tumbuh.
Ini belum apa2, me.
Akan ada yg lain2nya lagi.
Itu normalnya kamu sebagai perempuan.
Jadi, me nggak usah kaget.
.
Me tau itu papa...
Me nggak kaget, cuma me nggak suka aja...
.
Itu dia me, suka nggak suka me harus menerimannya.
Karna itu smua yang ada ditubuh kita adalah titipan Allah.
Kita wajib menjaganya.
.
Dan suatu hari nanti Allah akan memintanya kembali.
.
Pa, jadi me nggak boleh ngilangin ini? sambil me nunjuk dada me sendiri....
Nggak boleh donk! jawab papa.
.
Oh!
.
Besoknya, me mulai pake korset pinggang mama.
Dipake didada me.
...

0 comments: