Pada suatu hari ditahun'81
.
Pa, sepertinya me mau keluar dari paduan suara deh...
Abis, me lama2 bosen, pa.
Bosen gimana, me?
Ya, gitu2 aja... nggak ada kemajuan.
Abis, me lama2 bosen, pa.
Bosen gimana, me?
Ya, gitu2 aja... nggak ada kemajuan.
.
Sekarang papa mau tanya.
Sekarang papa mau tanya.
Yang bikin kamu maju atau tidaknya itu siapa?
Paduan suara atau diri kamu sendiri?
Ya, diri kita sendirilah, pa...
Paduan suara atau diri kamu sendiri?
Ya, diri kita sendirilah, pa...
Tapi kan akan lebih baik kalo ada dukungan, iya nggak pa?
Iya, itu betul.
Iya, itu betul.
Tapi itu smua kita balikkan ke diri kita sendiri, me.
Apa yang aku mau?
Apa yang harus aku lakukan?
Itu yang harus kamu tau didiri kamu.
Diluar itu hanyalah sebagai pelengkap penderita aja.
Peran utamanya diri kamu.
Kamu mau maju, ya pilihlah maju.
Kalo kamu susah ya itu pilihan kamu juga.
.
Hmmm...
Hmmm...
Me nggak ngerti, papa.
.
Gini me, jangan pernah berpikir dalam hidup ini tidak ada pilihan.
Gini me, jangan pernah berpikir dalam hidup ini tidak ada pilihan.
Slalu ada! banyak! me...
Tergantung kita pilih apa dan konsekwensinya.
Contohnya: Kamu kalo makan yogurt slalu akhirnya mencret2.
Kamu udah tau itu kan?
Kamu udah tau itu kan?
Kenapa coba nggak makan yang lainnya aja.
Kan masih banyak makanan yang lain.
Yang nggak bikin kamu mencret.
Tapi kamu keukeuh masih aja makan yogurt.
.
Nah, itu hanya salah satu contoh.
Dan sepertinya hal yang sangat kecil, sebetulnya tidak!
Dan sepertinya hal yang sangat kecil, sebetulnya tidak!
Kita bisa belajar dari itu.
Ngerti, me?
Ngerti, papa.
Ngerti, me?
Ngerti, papa.
.
---
.
(me masih keukeuh makan yogurt walau bikin mencret)
1 comments:
GUSTICO, GUSTICO.
M.
Post a Comment